Artikel 1
PENGERTIAN DAN JENIS SOFTWARE KOMPUTER
<!–Oleh: AsianBrain.com Content Team
–>Oleh: AsianBrain.com Content Team
Hardware Komputer, menjadi bagian dari mesin, dan hanya mengerti dua konsep dasar yaitu menyala (on) dan mati (off), konsep on dan off tersebut dinamakan binary. Software komputer dikembangkan agar binary dapat menjadi jalan untuk memberitahukan komputer hardware dalam melakukan tugasnya. Software Komputer menterjemahkan dan mengarahkan pengguna komputer agar mengerti mengenai apa yang dapat dilakukan oleh komputer hardware.
Sebagian besar dari software komputer dibuat oleh programmer dengan menggunakan bahasa pemrograman. Programer menuliskan perintah dalam bahasa pemrograman seperti layaknya bahasa yang digunakan oleh orang pada umumnya dalam melakukan perbincangan. Perintah-perintah tersebut dinamakan “Source Code”. Program komputer lainnya dinamakan Compiler yang digunakan pada source code, dan kemudian mengubah perintah tersebut ke bahasa yang dapat dimengerti oleh komputer. Dan hasilnya dinamakan program executable (EXE).
Software komputer dibagi menjadi dua kategori utama yaitu sistem software dan software aplikasi. Sistem software menyajikan program yang dapat mengijinkan hardware berjalan dengan semestinya. Software aplikasi menyediakan program yang mengijinkan pengguna untuk melakukan sesuatu disamping menjalankan hardware.
Ada pula beberapa tipe komputer software, diantaranya :
Software Games - Jenis software ini termasuk dalam kategori entertainment atau hiburan, software ini memiliki berbagai macam jenis. Jenis-jenis tersebut seperti MMOs (Massive Multiplayer Online games), first-person shooters, action games, roleplaying games, and game petualangan.
Software Driver – Program in mengijinkan komputer untuk dapat berinteraksi dengan perangkat hardware tambahan seperti printer, scanner, dan video cards.
Software Pendidikan – berbeda dengan jenis program sebelumnya, software pendidikan ini dapat mengajarkan apapun dari komputer, melakukan aktifitas yang berhubungan seperti mengetik atau berbagai macam jenis pendidikan lainnya seperti kimia.
Media player dan pengembangan software media lainnya – Software yang dibuat untuk dapat memainkan atau mengedit media digital seperti file music atau video.
Software Produktifitas – Jenis software ini mengijinkan pengguna untuk lebih produktif baik itu dalam menjalankan bisnis atau menjalankan aktifitas produktif lainnya. Contoh dari software ini adalah software pengolah huruf (Ms Words), Software pengatur database, software presentasi dan beberapa software lainnya.
Operating sistem – software yang merupakan sumber dari software lainnya yang dapat mengijinkan software lainnya untuk berjalan. Contoh dari software operating sistem ini adalah Window Vista, Mac OS X dan Linux
sumber : http://www.anneahira.com/komputer/software-komputer.htm
Artikel 2
software dapat dibedakan menjadi beberapa jenis. Jenis pertama adalah freeware. Software yang bersifat freeware dapat digunakan tanpa biaya, namun masih memiliki batasan atas hak cipta pengguna. Maksudnya, meskipun kita menggunakan freeware tersebut kita tidak boleh melanggar hak cipta atas software tersebut, misalnya penggandaan untuk orang lain atau menggunakan software tersebut untuk kepentingan lain. Biasanya freeware didistribusikan tanpa disertai dengan kode program yang bersangkutan. Lalu jika kita tidak perlu membayar, apa tujuan si pembuat freeware? Tujuan yang jelas adalah untuk promosi. Baik itu promosi diri sendiri (untuk programmer perorangan) ataupun promosi produk (untuk developer kelas kakap). Tujuan lain yang mungkin adalah untuk mendapatkan masukan dari pengguna dan ada pula (walaupun jarang ditemui) yang bertujuan untuk membobol sistem seseorang. Beberapa contoh freeware adalah Paint.net, Rocket Dock, Ccleaner, dan masih banyak lagi.
Jenis yang kedua adalah shareware. Shareware adalah software yang dapat digunakan tanpa biaya dalam jangka waktu tertentu. Setelah jangka waktu tersebut selesai, pengguna diberi pilihan, apakah akan melanjutkan menggunakan software tersebut (dengan konsekuensi membayar) atau tidak menggunakan lagi software tersebut. Terkadang pada shareware diberi batasan fitur yang hanya bisa digunakan jika pengguna membeli softwarenya. Seperti freeware, shareware masih dibatasi oleh hak cipta. Tujuan pembuatan shareware cukup jelas, yaitu memberikan contoh hasil jadi software tersebut sebelum dibeli oleh pengguna. Beberapa contoh dari shareware ini misalnya StyleXP, Window Blinds, WinRAR, dan sebagainya.
Ketiga, propietary software. Intinya, propietary software itu hampir sama dengan barang yang bisa kita beli di pasar. Jika kita ingin menggunakannya, kita harus membelinya. Propietary software sangat dibatasi oleh hak cipta. Kita tidak diperkenankan mendistribusikan kembali, mengotak-atik program, dan software ini tidak disertai dengan kode sumber.
Jenis keempat yang mulai populer adalah open source software. Berbeda dengan jenis software sebelumnya, open source software memberikan kebebasan kepada kita untuk menggunakan, mengubah sesuai dengan kebutuhan, dan medistribusikan kembali, baik software aslinya maupun yang telah kita ubah. Biasanya software yang bersifat open source menyertakan kode sumber dalam pendistribusiannya. Tujuan pembuatan open source software biasanya bukan untuk tujuan komersil, namun lebih ke tujuan sosial bagaimana sebuah software bisa bermanfaat bagi para pengguna. Beberapa contoh open source software misalnya Pidgin, qGo, Inkscape, gimp, dan masih banyak lagi.
Sumber : http://arifn.wordpress.com/2007/05/13/software/
Artikel 3
Jenis-jenis lisensi software komputer
Menurut Microsoft dalam “The Hallowen Document”, terdapat beberapa jenis lisensi yang dapat digunakan untuk program komputer. Beberapa jenis lisensi tersebut antara lain adalah:
Lisensi Commercial
adalah jenis lisensi yang biasa ditemui pada perangkat lunak seperti Microsoft dengan Windows dan Officenya, Lotus, Oracle dan lain sebagainya. Software yang diciptakan dengan lisensi ini memang dibuat untuk kepentingan komersial sehingga user yang ingin menggunakannya harus membeli atau mendapatkan izin penggunaan dari pemegang hak cipta.
Lisensi Trial Software
adalah jenis lisensi yang biasa ditemui pada software untuk keperluan demo dari sebuah software sebelum diluncurkan ke masyarakat atau biasanya sudah diluncurkan tetapi memiliki batas masa aktif. Lisensi ini mengizinkan pengguna untuk menggunakan, menyalin atau menggandakan software tersebut secara bebas. Namun karena bersifat demo, seringkali software dengan lisensi ini tidak memiliki fungsi dan fasilitas selengkap versi komersialnya. Dan biasanya dibatasi oleh masa aktif tertentu.
Lisensi Non Commercial Use
biasanya diperuntukkan untuk kalangan pendidikan atau yayasan tertentu dibidang sosial. Sifatnya yang tidak komersial, biasanya gratis tetapi dengan batasan penggunaan tertentu.
Lisensi Shareware
mengizinkan pemakainya untuk menggunakan, menyalin atau menggandakan tanpa harus meminta izin pemegang hak cipta. Berbeda dengan Trial Software, lisensi ini tidak dibatasi oleh batas waktu masa aktif dan memiliki fitur yang lengkap. Lisensi jenis ini biasanya ditemui pada software perusahaan kecil.
Lisensi Freeware
biasanya ditemui pada software yang bersifat mendukung, memberikan fasilitas tambahan atau memang free/gratis. Contoh yang bersifat mendukung antara lain adalah plug in tambahan yang biasanya menempel pada software induk seperti Eye Candy yang menempel pada Adobe Photoshop.
Lisensi Royalty-Free Binaries
serupa dengan lisensi freeware, hanya saja produk yang ditawarkan adalah library yang berfungsi melengkapi software yang sudah ada dan bukan merupakan suatu software yang berdiri sendiri.
Lisensi Open Source
membebaskan usernya untuk menjalankan, menggandakan, menyebarluaskan, mempelajari, mengubah, dan meningkatkan kinerja software. Berbagai jenis lisensi open source berkembang sesuai dengan kebutuhan, misalnya GNU/GPL, The FreeBSD, The MPL. Jenis-jenis software yang memakai lisensi ini misalnya Linux, sendmail, apache dan FreeBSD.
sumber : http://keyboardsound.wordpress.com/2008/01/25/jenis-jenis-lisensi-software-komputer/
Artikel 4
Penggolongan Software
Software dapat digolongkan menjadi, yaitu:
1. Programming Language
Programming Language (bahasa pemrograman) adalah bahasa-bahasa yang dipakai untuk menuliskan kumpulan-kumpulan instruksi (program).
Programming Language (Bahasa Pemrograman) dapat dibedakan menjadi:
- Low Level Language (Bahasa tingkat rendah)
Bahasa yang termasuk level ini lebih dekat hubungannya dengan mesin, maka bahasa ini disebut juga Machine Oriented. Sering juga disebut Bahasa Mesin.
Misalnya : Assembler - High Level Language (Bahasa tingkat tinggi)
Bahasa yang termasuk level ini lebih dekat dengan aplikasi problemnya, maka bahasa ini juga disebut Problem Oriented.
Misalnya :- BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code)
- FORTRAN (Formula Translator – untuk aplikasi ilmiah/teknik)
- COBOL (Common Bussiness Oriented Language – untuk aplikasi komersial)
- PL/1 (Program Language One – merupakan kombinasi FORTRAN dan COBOL, untuk aplikasi ilmiah dan komersial)
- RPG (Report Program Generator – untuk aplikasi komersial)
- ALGOL (Algorithmic Language)
- PASCAL (diambil dari nama tokoh matematika Blaise Pascal – untuk aplikasi komersial/umum)
- C++ ()
- Object Oriented Programming (OOP)
Pemrograman yang menggambarkan sebuah program sebagai kumpulan obyek diskrit yang berisi struktur data (atau class) dan rutin-rutin yang dapat berinteraksi dengan obyek lain. Kelompok bahasa pemrograman jenis ini dapat menghasilkan program yang mempunyai tampilan grafis dikenal dengan istilah GUI (Graphical User Interface) yang mirip dengan tampilan 3D. Salah satu keuntungan OOP adalah mempercepat waktu pembuatan aplikasi dan keakuratan kode lebih terjamin.
Misalnya :- Java, C++ dan SmallTalk
- Microsoft Visual Basic (merupakan pemrograman BASIC versi OOP)
- Borland Delphi (versi OOP dari bahasa Pascal)
- Borland C++ Builder (versi OOP dari bahasa C++)
2. Operating System
Operating System (Sistem Operasi) adalah suatu sistem yang terdiri dari; komponen-komponen software yang berfungsi untuk mengontrol seluruh kegiatan di dalam komputer, mulai dari ketika komputer dihidupkan sampai komputer dimatikan. Sistem Operasi merupakan bagian software yang sangat penting yang memiliki program-program untuk mengatur peralatan Input/Output supaya berfungsi sebagaimana mestinya. Sistem Operasi disimpan dalam Auxiliary Storage Unit yang disebut System Residence Device (SYSRES), dipanggil melalui Initial Program Loader (IPL) dan dimasukkan ke Memory.
Sistem Operasi yang banyak dipakai misalnya:
- DOS (Disk Operating System)
- Microsoft Windows
- UNIX
- Linux
Operating system terdiri dari dua bagian, yaitu:
- Control Program, tugasnya:
- Mengontrol penempatan data di dalam sistem termasuk pengaturan di dalam storage
- Mengawasi pelaksanaan di dalam processing
- Mengatur jadwal pekerjaan processing
Control Program disusun oleh:
1). Supervisor, fungsinya:- Menangani oeprasi input/output
- Menjawab interupsi sistem
- Memasukkan program-program lain secara berulang-ulang
- Melayani komunikasi dengan operator
- Melakukan sistem operating yang diperlukan pada akhir suatu job
2). Job Control Program, fungsinya:
- Memberi nama program
- Menandai mulainya suatu Job serta langkah-langkah Job mana yang harus diproses
- Menentukan Input/Output mana yang diperlukan
- Mendefenisikan data yang akan digunakan dalam bermacam-macam langkah
3). Initial Program Loader, fungsinya:
- Menyediakan tempat dan memasukkan Supervisor Program dari System Recidence Device ke dalam Main Memory pada permulaan eksekusi (pelaksanaan).
- Processing Program, tugasnya:
- Menentukan pekerjaan yang akan dilakukan oleh sistem
- Mempermudah aplikasi program
Processing Program terdiri dari:
1). Language Translator (Language Processor), fungsinya:- Menyusun dan menerjemahkan bahasa manusia (source program) ke dalam bahasa mesin (object program). Misalnya: COBOL Compiler, FORTRAN Compiler, Assembler Compiler, BASIC Interpreter, dll.
2). Service Program, fungsinya:
- Melayani dan memberikan fasilias dalam suatu aplikasi program.
Service Program terdiri dari:- Sort; mengatur susunan record secara berurutan (urutan naik / ascending sequence dan urutan menurun / descending sequence).
- Merge; menggabungkan dua atau lebih kumpulan file menjadi satu file dengan susunan record berurut.
- Utilities; memindahkan file dari suatu media (storage) ke media lain.
- Librarian; memberikan pelayanan, menjaga dan mengatur seluruh organisasi di dalam Operating System. Adanya fasilitas Librarian ini, menyebabkan seorang programmer dapat menambah, menghapus atau mengganti programnya di dalam library.
- Linkage Editor; mengedit / membentuk Job Program yang telah ada dalam SYSRES sebagai obyek program ke dalam Core Image Library (sistem library) yang memuat program berbentuk bahasa mesin (object program) dan siap untuk diproses.
- Autotes; melakukan testing secara otomatis terhadap suatu program selama kompilasi dengan menggunakan data bayangan (data tidak sebenarnya) sebelum program tersebut siap dipakai dengan data sebenarnya.
3). User Written Program, fungsinya:
- Untuk menyimpan user program yang dibuat oleh programmer, dimana Input / Output Control System adalah suatu program standar yang berfungsi untuk mempercepat operasi input / output.
3. Input/Output Control System
Input/Output Control System adalah suatu program standar yang berfungsi untuk mempercepat operasi Input/Output.
4. Application Package
Application Package ialah program-program yang dibuat oleh pabrik software atau programmer untuk User yang dipakai/beroperasi dalam bidang-bidang yang umum. Misalnya:
- Word Processor (pengolah kata); adalah software yang berguna membuat komputer sebagai suatu mesin ketik, juga punya kemampuan yang jauh lebih baik dari suatu mesin ketik. Contoh software; WordStar, WordPerfect, Microsoft Word, Corel WordPerfect, dll.
- SpreadSheet (lembar kerja/pengolah angka); merupakan software yang berfungsi untuk mengolah data-data sedemikian rupa sehingga menghasilkan suatu daftar yang berisi nilai-nilai. Software ini biasanya digunakan oleh para akuntan dan yang pekerjaannya ber-hubungan dengan perhitungan tabel-tabel. Contoh; Lotus 123, Microsoft Excel, QuattroPro, dll
- DataBase (pengolah data); adalah software yang digunakan untuk menyusun data-data dan mengolahnya dengan cara-cara tertentu. Contoh software; DBase III+ & DBase IV, Foxpro, Paradox, Microsoft Access, dll
- Graphics Design; (pengolah gambar) merupakan software yang berguna untuk membuat dan memanipulasi gambar. Contoh; CorelDraw, Adobe PhotoShop, dll
- Desktop Publishing; disebut juga pengolah citra, merupakan software yang hampir sama dengan pengolah kata, tetapi digunakan untuk proses penyusunan majalah atau koran dan biasanya digunakan oleh percetakan/penerbitan. Contoh; Aldus PageMaker, Ventura, dll
- CAD/CAM; merupakan suatu paket software yang berguna dalam merancang suatu gambar untuk tertentu, seperti gambar arsitektur, rangkaian elektonika, dll. Contoh; AutoCad, OrCad, SmartWork, dll
- AntiVirus; adalah program yang digunakan untuk membersihkan file-file komputer yang terinfeksi virus komputer dan juga mengawasi sistem komputer terhadap serangan virus komputer yang masuk/aktif. Contoh; McAfee VirusScan, Norton AntiVirus, Pc-cillin, dll
- Utility; merupakan software bantu untuk software-software lainnya. Contohnya adalah Norton Utility yang dapat membantu pekerjaan dari Operating System.
- Communication; program ini dipakai sebagaimana kita menggunakan sarana komunikasi yang lain namun diaktifkan menggunakan komputer dan biasanya melakukan komunikasi dengan komputer yang lain dalam suatu jaringan/internet. Contoh; IRC, mIRC, ICQ, dll
- Multimedia; software jenis ini sering dipakai sebagai sarana hiburan ketika sedang bekerja dengan komputer, dapat memainkan lagu atau video atau gabungan dari keduanya. Contoh; WinAMP, XingMPEG, RealAudio, dll
- Game; software ini berupa sarana permainan seperti halnya PlayStation.
5. User Program (Routines)
User Program adalah program yang digunakan untuk suatu aplikasi tertentu dan dipakai berulang-ulang. Misalnya; Invoicing, Inventory, Personalia, Slip Gaji, Payroll, Billing Procedure, Security, dll.
6. DataBase Management System
Sebelum memulai dengan DataBase Management System, mari kita lihat dulu pengertian DataBase. DataBase adalah suatu kumpulan data terhubung yang disimpan secara bersama-sama pada suatu media, dapat digunakan oleh satu atau lebih program aplikasi secara optimal dan terkontrol, dapat digunakan secara bersamaan oleh beberapa user.
DataBase berfungsi sebagai basis penyedia informasi bagi para pemakainya. Penerapan DataBase dalam sistem informasi manajemen disebut DataBase Management System (DBMS).
Yang dimaksud dengan DBMS adalah sebuah program yang memberikan fasilitas (yang tersedia dan dapat digunakan) untuk melakukan fungsi pengaturan, pengawasan, pengendalian/kontrol, pengolahan dan koordinasi terhadap semua proses/operasi yang terjadi pada sistem database. Program DBMS dapat membantu beberapa bidang, misalnya; perkiraan biaya, penjadwalan, anggaran belanja, persediaan barang, perpustakaan, laporan pekerjaan, susunan organisasi, dll.
Sumber : http://radmarssy.wordpress.com/2007/02/07/penggolongan-software/
Artikel 5
Perangkat lunak sumber terbuka
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Perangkat lunak sumber terbuka (Inggris: open source software) adalah jenis perangkat lunak yang kode sumber-nya terbuka untuk dipelajari, diubah, ditingkatkan dan disebarluaskan. Karena sifat ini, umumnya pengembangannya dilakukan oleh satu paguyuban terbuka yang bertujuan mengembangkan perangkat lunak bersangkutan. Anggota-anggota paguyuban itu seringkali sukarela tapi bisa juga pegawai suatu perusahaan yang dibayar untuk membantu pengembangan perangkat lunak itu. Produk perangkat lunak yang dihasilkan ini biasanya bersifat bebas dengan tetap menganut kaidah dan etika tertentu.
Semua perangkat lunak bebas adalah perangkat lunak sumber terbuka, tapi sebaliknya perangkat lunak sumber terbuka belum tentu perangkat lunak bebas, tergantung kaidah yang dipakai dalam melisensikan perangkat lunak sumber terbuka tersebut.
Perbedaan perangkat lunak sumber terbuka dengan perangkat lunak gratis
Serupa dengan perangkat lunak gratis, perangkat lunak sumber terbuka merupakan perangkat lunak yang juga dapat diperoleh dan didistribusikan secara bebas. Berbeda halnya dengan perangkat lunak gratis yang belum tentu boleh dilihat kode aslinya, perangkat lunak sumber terbuka dapat dibaca kode-kode pemrograman sesuai aslinya. Kode pemrograman ini dapat juga diubah, dimodifikasi dan dikembangkan sendiri oleh kita dengan tetap memperhatikan kaidah yang berlaku sesuai dengan lisensi perangkat lunak tersebut.
Sebagai contoh untuk memahami perbedaan antara kedua jenis perangkat ini dapat diilustrasikan misalnya perusahaan Microsoft pada suatu saat menjadikan salah satu produknya menjadi perangkat lunak gratis. Hal ini berarti siapapun dapat mendapatkannya secara gratis. Akan tetapi anda tidak diperkenankan untuk kemudian memodifikasi dan mengembangkan produk perangkat lunak tersebut.
Dapat disimpulkan, perangkat lunak sumber terbuka sudah pasti merupakan perangkat lunak gratis, namun sebaliknya perangkat lunak gratis belum tentu merupakan perangkat lunak sumber terbuka.
Sumber : www.wikipedia.com
<!–
–>
[...] kegiatan sehari – hari » Software [...]
[...] kegiatan sehari – hari » Software [...]
[...] kegiatan sehari – hari » Software [...]
[...] kegiatan sehari – hari » Software [...]
[...] kegiatan sehari – hari » Software [...]
[...] kegiatan sehari – hari » Software [...]
[...] kegiatan sehari – hari » Software [...]